Kekurangan Zat Besi Pengaruhi Prestasi Anak di Sekolah - Tonikum

 

Kekurangan Zat Besi Pengaruhi Prestasi Anak di Sekolah

Kekurangan zat besi menjadi salah satu penyebab anemia yang seringkali diidentikkan dengan gangguan kesehatan orang dewasa. Padahal ternyata defisiensi mineral ini juga bisa terjadi pada anak-anak di usia sekolah lho. Ada beberapa penyebab yang berpotensi membuat mereka mengalami kekurangan zat besi, seperti kebutuhan mineral yang meningkat namun tidak diimbangi dengan asupan yang cukup, diperkenalkan dengan junk food terlalu dini, jarang mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging dan juga terdapat masalah kesehatan pada sistem pencernaan (1).

Disamping itu, biasanya anak-anak akan menunjukkan beberapa gejala kekurangan zat besi seperti mengalami infeksi berulang, berkeringat, kurang nafsu makan (1), mudah Lelah, mata berkunang-kunang tanpa pusing (2), pucat dan ingin memakan sesuatu yang minim gizi seperti es batu (3).

Jangan meremehkan kondisi ini! Kekurangan mineral zat besi bukan hanya membuat buah hati tidak semangat menjalani harinya namun juga mempengaruhi performa belajarnya di sekolah. Hal ini dikarenakan kekurangan zat besi akan mempengaruhi produksi sel darah merah yang berfungsi untuk menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh termasuk otak (2). Ketika otak kekurangan suplai oksigen otomatis kinerjanya akan terganggu (2) sehingga daya serap terhadap pelajaran yang diberikan juga tidak bisa maksimal.

Belum lagi dengan gejala mata berkunang-kunang dan mudah lelah yang dirasakan akan membuat anak tidak bisa berkonsentrasi dengan baik. Apabila dibiarkan dalam waktu lama, bukan tidak mungkin prestasi dan nilai mata pelajaran menurun. Nah, supaya kebutuhan zat besi buah hati terpenuhi dan bisa menerima pelajaran dengan baik di sekolahnya, beberapa hal berikut ini bisa dilakukan.

1. Kenalkan anak pada pentingnya zat besi bagi tubuh

Tidak ada cara yang lebih baik untuk memperbaiki kondisi kesehatan selain kesadaran dari diri sendiri. Di usianya yang masih anak-anak tentu saja si Kecil belum memahami pentingnya kecukupan asupan zat besi bagi kesehatan dan performa belajarnya, apalagi kesadaran untuk memelihara pola makan yang baik ataupun mengonsumsi suplemen makanan tertentu. Itulah sebabnya orang tua perlu memberikan pengertian (1) bahwa zat besi sangatlah penting agar mereka bisa berkonsentrasi ketika belajar di sekolah dan menyerap pelajaran dengan baik.

Ketika kebutuhan mineral ini terpenuhi, mereka juga akan lebih bertenaga dan bersemangat untuk bermain atau melakukan hal lain yang disukainya. Dengan memberikan pemahaman seperti ini diharapkan nantinya anak-anak akan secara otomatis mampu memelihara pola makan yang sehat supaya tubuh mendapatkan asupan gizi yang diperlukan.

2. Berikan makanan yang mengandung zat besi tinggi

Salah satu penyebab utama anak kekurangan zat besi adalah menu makanan setiap hari yang tidak bisa memenuhi kebutuhan mereka. Itulah sebabnya, untuk mengatasi hal ini orang tua perlu mengubah pola makan dengan cara menyediakan makanan yang kaya akan nutrisi termasuk zat besi. Beberapa makanan yang menjadi sumber mineral ini adalah daging sapi, daging ayam, ikan, kuning telur, tahu, dan kacang-kacangan (2).

Selain itu, beberapa jenis sayuran juga kaya akan zat besi, seperti brokoli, bayam dan kacang lentil (1). Dengan mengkombinasikan aneka bahan makanan di atas dan mengolahnya menjadi menu makanan yang menggugah selera, anak-anak bisa makan lebih lahap dan kebutuhan zat besinya terpenuhi.

3. Tambahkan bahan makanan dengan vitamin C

Vitamin C yang dikenal karena fungsinya untuk memelihara dan meningkatkan sistem imun ternyata juga berperan dalam penyerapan zat besi di dalam tubuh (1, 2). Dengan alasan inilah mereka juga membutuhkan bahan makanan yang kaya akan vitamin C misalnya saja buah-buahan seperti jambu merah, jeruk, tomat, kiwi dan pepaya. Beberapa jenis sayuran juga ada yang mengandung vitamin C dengan jumlah banyak seperti brokoli, bunga kol, dan brussel (4).

Untuk buah-buahan, mungkin akan lebih mudah mengajak anak untuk mengkonsumsinya dalam bentuk jus yang dibuat sendiri di rumah untuk menjamin tidak ada bahan tambahan seperti pemanis dan pengawet yang akan memengaruhi nutrisinya. Namun perlu diperhatikan bahwa vitamin C adalah zat yang sensitif terhadap suhu sehingga pemrosesan bahan makanan diharapkan berlangsung dalam waktu singkat untuk memelihara kandungan di dalamnya.

4. Meminum suplemen penambah zat besi

Terakhir, bila pola makan yang diterapkan masih belum bisa memenuhi kebutuhan zat besinya, berikan suplemen multivitamin yang mengandung mineral tersebut. Akan lebih baik lagi jika suplemen yang dipilih juga dilengkapi dengan zat penting lainnya yang berguna untuk meningkatkan kesehatan tubuh seperti vitamin B kompleks vitamin C, zinc, mangan dan kalsium. Berikanlah secara rutin sesuai dengan dosis dan petunjuk penggunaan supaya buah hati bisa merasakan manfaatnya. Atau, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi dosis yang sesuai dengan usia maupun kondisi anak.

Bahaya kekurangan zat besi bisa dialami oleh siapa saja, bahkan anak-anak di usia sekolah yang sedang aktif-aktifnya. Selalu amati perilaku si Kecil agar jika ada gejala kekurangan zat besi, tindakan yang tepat dapat segera diambil. Jangan lupa juga untuk selalu menerapkan pola hidup sehat sebagai contoh yang baik buat buah hati demi kesehatan yang sempurna dan prestasi sekolah yang membanggakan.

Referensi:

  1. Iron Deficiency in Children, diakses pada 31 Mei 2021 dari https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/iron-deficiency-children#symptoms-of-iron-deficiency-anaemia
  2. Iron Deficiency Anemia, diakses pada 31 Mei 2021 dari https://kidshealth.org/en/parents/ida.html
  3. What Causes Iron Deficiency in Your Child, diakses pada 31 Mei 2021 dari https://health.clevelandclinic.org/what-causes-iron-deficiency-in-your-child-and-how-to-spot-it/
  4. 20 Best Foods for Vitamin C, diakses pada 31 Mei 2021 dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/325067#best-foods
 
Dapatkan

Tonikum Bayer

Untuk penuhi kebutuhan multivitamin, mineral, dan zat besi.

Produk Tonikum Bayer
Tonikum Bayer

Multivitamin dengan kandungan zat besi, kalsium, mangan, zinc, vitamin B1, B2, B3, B6, dan B12.

 

Beli Tonikum Bayer Online

Untuk menghemat waktumu, penuhi kebutuhan multivitamin, mineral,
dan zat besi dari Tonikum Bayer secara online.

Beli Sekarang