10 Pantangan Makanan Penderita Anemia

 

10 Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Anemia

Anemia adalah suatu gangguan kesehatan dimana tubuh tidak bisa memproduksi sel darah merah dalam jumlah yang cukup karena beragam alasan, utamanya kekurangan zat besi sebagai mineral pembentuk hemoglobin (1). Oleh karena jumlah hemoglobin yang di bawah normal, proses distribusi oksigen ke seluruh tubuh jadi terhambat sehingga rasa pusing, lemah, letih dan lesu kerap menjadi gejala umum penderita anemia (1,2)

Untungnya, anemia merupakan kondisi yang bisa disembuhkan salah satunya dengan cara memperbaiki pola makan dengan memperbanyak konsumsi bahan makanan yang tinggi zat besi (1,3). Beberapa makanan tersebut adalah daging sapi, jeroan, bayam, brokoli, dan juga produk olahan susu. Jika dijadikan menu wajib sehari-hari, dan ditambah dengan mengonsumsi suplemen multivitamin tinggi zat besi dan vitamin B kompleks, setidaknya intensitas kemunculan gejala anemia bisa ditekan. 

Namun hati-hati. Ternyata ada juga makanan yang justru memperparah anemia yang diderita. Bahan makanan ini tidak serta merta membuat Anda mengalami penurunan jumlah sel darah merah, namun lebih pada menghambat penyerapan zat besi atau meluruhkan mineral tersebut sehingga tubuh tidak bisa mendapatkan asupan mineral yang dibutuhkan (3). Berikut ini adalah 10 pantangan makanan penderita anemia yang harus dijauhi.

1. Cokelat

Banyak orang menganggap cokelat adalah makanan yang membuat suasana hati menjadi lebih baik. Kendati memang beberapa studi setuju dengan pendapat ini, namun sebaiknya Anda tidak menjadikan cokelat sebagai camilan favorit jika menderita anemia. Pasalnya, cokelat memiliki kandungan asam oksalat (oxalic acid) yang dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam darah (1).

2. Teh

Tea time mungkin menjadi salah satu waktu yang dinanti setelah hari yang sibuk karena bisa merelaksasikan tubuh dan pikiran sambil menyeruput teh hangat yang nikmat. Awas, penderita anemia sebaiknya tidak terlalu banyak mengonsumsi teh, terutama jenis teh hitam dan teh hijau karena mengandung tanin yang tinggi. Zat tersebut menghambat penyerapan zat besi yang masuk ke dalam tubuh sehingga gejala anemia bisa menjadi semakin parah (2).

3. Kopi

Sama halnya dengan teh, kopi yang harum baunya ternyata menjadi pantangan bagi penderita anemia. Mungkin yang Anda tahu kopi mengandung kafein yang berfungsi memompa adrenalin. Namun selain itu, kopi juga mengandung tanin yang tinggi sama seperti teh sehingga efek yang ditimbulkan pada penderita anemia juga kurang lebih sama.

4. Oat

Beberapa orang yang mengurangi konsumsi nasi biasa mengganti sumber karbohidratnya dengan oat. Oat yang berasal dari gandum utuh memiliki kekuatan untuk menyerap lemak dalam darah, sedangkan seratnya yang tinggi menjadikan Anda merasa kenyang lebih lama. Namun di luar kandungan tersebut, oat juga mengandung gluten yang dapat merusak dinding usus pada sebagian orang, dimana akhirnya kondisi ini mengganggu penyerapan zat besi dan asam folat yang dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah (2).

5. Beras Merah

Beras merah juga sering digunakan sebagai pengganti nasi yang tinggi gula. Meskipun beras merah punya segudang keuntungan yang baik untuk kesehatan, penderita anemia sebaiknya menjauhi beras merah karena di dalamnya ada kandungan phytates yang mengikat zat besi di dalam pencernaan sehingga mineral tersebut tidak dapat diserap apalagi diedarkan ke seluruh tubuh. Selain beras merah, phytates juga ditemukan pada keluarga kacang-kacangan dan juga gandum (3).

6. Susu

Susu sering dijadikan sumber nutrisi terutama mineral seperti kalsium dan juga berbagai vitamin penting. Jika Anda adalah penderita anemia, ada baiknya mengurangi konsumsi susu apalagi jika dinikmati bersamaan dengan makanan tinggi zat besi. Perpaduan antara kalsium dan zat besi bisa mengurangi penyerapan zat besi itu sendiri sehingga akan lebih bijak jika kelompok bahan makanan tersebut dinikmati secara terpisah saja (1.3).

7. Anggur

Rasanya yang manis asam memang membuat mulut segar. Sayangnya, anggur yang lezat ini ternyata memiliki kandungan tanin tinggi sehingga Anda yang punya penyakit anemia dilarang terlalu sering memakannya. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, keberadaan tanin dalam pencernaan malah akan menghambat penyerapan nutrisi di sistem pencernaan jadi rem dulu keinginan memakan anggur yang lezat (2,3).

8. Pasta

Kuliner yang berasal dari Italia ini banyak disukai karena teksturnya yang lebih kenyal dan rasanya yang lezat. Perlu diingat bahwa pasta terbuat dari gandum dimana biji-bijian ini kaya akan kandungan gluten yang dilarang bagi penderita anemia. Dengan kata lain, jika punya anemia Anda wajib membatasi konsumsi pasta apapun jenisnya (2,3).

9. Jagung

Ngemil berondong jagung saat nonton film memang seru. Tapi, tidak akan mengasyikkan lagi bagi penderita anemia karena dalam jagung dan olahannya terkandung zat tanin seperti pada teh dan kopi yang  mempengaruhi penyerapan zat besi untuk memproduksi sel darah merah (1).

10. Keju

Rasanya yang asin gurih membuat keju sering dijadikan topping dan isian beberapa jenis makanan. Selain rasanya yang lezat, keju juga tinggi kalsium yang baik bagi kesehatan tulang. Sayangnya, penderita anemia tidak akan menjadi lebih sehat jika banyak mengonsumsi keju yang dibarengi dengan sumber zat besi seperti yang terjadi pada susu, mengingat kombinasi dua mineral ini justru kontraproduktif pada pembentukan sel darah merah (3).

Itu dia 10 pantangan makanan penderita anemia yang wajib diperhatikan dan dihindari. Tidak perlu sedih karena tidak bisa makan ini dan itu. Sebaiknya fokus saja pada bahan makanan yang tinggi zat besi sehingga produksi sel darah merah bisa meningkat dan Anda jadi lebih bugar.

L.ID.MKT.CC.06.2021.1689

 

Referensi:

  1. Diet Plan dor Anemia: Best Meals and Foods for Boosting Iron diakses pada 9 Mei 2021 dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/322336
  2. 5 Foods You Should Avoid if You Have Anemia diakses pada 9 Mei 2021 dari https://www.thehealthsite.com/diseases-conditions/foods-to-avoid-if-anemic-236398/
  3. Foods to Avoid with Anemia diakses pada 9 mei 2021 dari https://www.livestrong.com/article/367750-foods-to-avoid-with-anemia/
 
Dapatkan

Tonikum Bayer

Untuk penuhi kebutuhan multivitamin, mineral, dan zat besi.

Produk Tonikum Bayer
Tonikum Bayer

Multivitamin dengan kandungan zat besi, kalsium, mangan, zinc, vitamin B1, B2, B3, B6, dan B12.

 

Beli Tonikum Bayer Online

Untuk menghemat waktumu, penuhi kebutuhan multivitamin, mineral,
dan zat besi dari Tonikum Bayer secara online.

Beli Sekarang