Pantangan Makanan Penderita Anemia yang Wajib Dihindari

Anemia adalah sebuah penyakit dimana tubuh tidak bisa memproduksi hemoglobin atau sel darah merah dalam jumlah yang cukup, sehingga suplai oksigen ke seluruh tubuh menjadi terhambat. Parahnya, suplai oksigen yang tidak lancar ini memicu keluhan lain seperti mudah lelah, lemas, pusing, sulit fokus, hingga hilang kesadaran (1).

Meskipun anemia biasanya tidak bisa diobati secara sempurna alias sembuh total, kabar baiknya adalah kondisi ini bisa disiasati dengan memperhatikan pantangan makanan bagi penderita anemia dan memperbaiki pola makan sehari-hari apalagi jika anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi. Dan juga sebaliknya, anemia bisa semakin parah karena konsumsi makanan atau minuman tertentu. Inilah yang wajib kita waspadai. Untuk lebih lengkapnya, yuk kita simak daftar makanan tersebut di bawah ini.

Daftar Makanan yang Disarankan untuk Penderita Anemia

Penyebab utama dari anemia biasanya karena kurangnya asupan zat besi yang masuk ke dalam tubuh (2). Mengingat tubuh tidak bisa menghasilkan mineral ini begitu saja, maka penting bagi kita untuk memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi agar kebutuhan zat besi bisa tercukupi. Sebelum kita membahas tentang apa saja daftar pantangan makanan penderita anemia, berikut ini beberapa jenis makanan yang sering direkomendasikan untuk penderita anemia adalah:

1. Sayuran berdaun hijau (3)

Sayuran hijau seperti bayam, kale, dan sawi merupakan sayuran yang kaya akan zat besi dan juga folat. Kedua zat ini sangat dibutuhkan oleh tubuh agar bisa memproduksi hemoglobin dalam jumlah yang cukup. Namun, ingatlah agar jangan terlalu lama ketika memasaknya sehingga nutrisinya tidak cepat hilang.

2. Jambu merah(1)

Jambu merah memang tidak mengandung zat besi, namun buah berwarna merah muda ini tinggi akan vitamin C yang membantu penyerapan zat besi secara maksimal di dalam tubuh. Itulah sebabnya penderita anemia sering disarankan untuk meminum jus jambu. Selain jambu, bahan makanan lain yang tinggi vitamin C adalah tomat, jeruk, paprika dan brokoli.

3. Daging merah (3)

Sebagian orang menghindari mengkonsumsi daging merah seperti daging sapi karena takut akan kandungan lemak dan kolesterolnya. Padahal, jika dikonsumsi dalam batas wajar atau disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing, konsumsi daging merah justru merupakan tindakan yang disarankan apalagi mengingat bahan makanan ini juga kaya akan zat besi yang berguna untuk membantu kesembuhan penderita anemia.

4. Jeroan

Jeroan terutama hati ayam maupun sapi adalah bahan makanan yang tinggi zat besi dan juga folat. Untuk menyiasati aromanya yang amis, disarankan untuk memasaknya hingga matang sempurna supaya baunya tidak lagi menyengat dan penderita anemia berselera untuk memakannya (1).    

Daftar Makanan yang Harus Dihindari Penderita Anemia

Kita sudah membahas tentang beberapa bahan makanan yang bagus untuk penderita anemia karena kandungan zat besi, folat dan vitamin C yang dapat membantu pembentukan sel darah merah. Namun perlu diingat, ada juga daftar pantangan makanan penderita anemia yang sebaiknya dihindari karena bisa membuat kondisi kurang darah semakin parah. Berikut ini adalah daftar makanan yang harus dihindari oleh penderita anemia:

1. Coklat

Pantangan makanan penderita anemia yang pertama adalah coklat. Mayoritas orang menganggap coklat sebagai cemilan lezat yang dipercaya mampu melepaskan stress karena kaya akan antioksidan. Namun, di sisi lain bahan makanan ini juga mengandung kafein yang bukan hanya meningkatkan adrenalin, namun juga meluruhkan zat besi di dalam tubuh sehingga tubuh tidak mampu menyerapnya dengan baik. Penderita anemia sebaiknya mencari alternatif camilan lain yang lebih sesuai dengan kondisi kesehatannya (1).

2. Teh dan kopi

Banyak orang yang menyukai teh dan kopi, sama seperti coklat, kedua minuman ini juga banyak digemari dan dinikmati untuk melepaskan penat. Namun, teh dan kopi juga memiliki efek samping yang sama yaitu meluruhkan zat besi di dalam tubuh. Itulah alasannya mengapa teh dan kopi masuk ke dalam pantangan makanan penderita anemia, atau hanya boleh mengkonsumsinya sesekali saja (2).

3. Gandum dan olahannya

Pantangan makanan penderita anemia lainnya adalah gandum. Gandum dan produk olahannya seperti roti, pasta dan sereal memang tinggi serat, namun juga memiliki efek samping yang merugikan, sehingga termasuk sebagai jenis makanan yang harus dihindari penderita anemia. Gandum dan segala turunannya akan mengikat zat besi di dalam darah sehingga tubuh tidak dapat menyerap dan menggunakannya untuk membentuk hemoglobin (2).

4. Makanan atau minuman tinggi kalsium

Susu, keju dan segala produk olahannya ternyata juga tidak bagus untuk penderita anemia. Alasannya, kalsium menghalangi penyerapan zat besi dalam darah sehingga tubuh akan semakin kesulitan untuk memproduksi sel darah merah yang sangat dibutuhkan (1). Oleh karena itu, pastikan untuk tidak mengonsumsi jenis makanan dan minuman ini secara berlebihan, karena jika dikonsumsi terlalu banyak dapat menjadi pantangan makanan bagi penderita anemia.

5. Kacang kedelai

Kedelai punya kelebihan sebagai sumber protein alternatif yang rendah lemak dan kaya akan antioksidan. Sayangnya, sama seperti kalsium, protein kedelai juga masuk ke dalam daftar pantangan makanan penderita anemia karena dapat menghalangi penyerapan zat besi (1).

6. Putih telur

Pantangan makanan penderita anemia lainnya adalah telur. Dibandingkan dengan kuning telur, bagian putihnya memang mengandung protein yang lebih tinggi. Namun hal inilah yang membuatnya menjadi makanan yang perlu dihindari bagi penderita anemia karena seperti yang sudah disebutkan, protein dapat menghalangi absorpsi zat besi (2).

Kendati anemia memang lebih rentan dialami wanita karena berbagai kondisi seperti siklus menstruasi, hamil dan melahirkan, namun bukan tidak mungkin pria dan anak-anak juga mengidapnya. Hal ini disebabkan karena sebagian besar anemia diakibatkan oleh kurangnya asupan zat besi sebagai mineral yang berperan dalam pembentukan hemoglobin (2).

Dengan mengetahui daftar makanan yang harus dikonsumsi dan pantangan makanan penderita anemia di atas, seharusnya akan menjadi lebih mudah bagi Anda untuk mengatur kembali pola makan yang ideal. Bila perlu, konsumsilah multivitamin yang kaya akan zat besi serta nutrisi pendukung lainnya seperti vitamin C, zinc dan B12 supaya kebutuhan zat besi harian tercukupi dan anemia bisa segera teratasi.

L.ID.MKT.CC.06.2021.1689

 

Artikel ini ditinjau oleh:
Tim Konsultan Medis Medical Advisor Bayer Consumer Health Indonesia

Referensi:

  1. Kathy W. Warwick. Best Diet Plan for Anemia. Healthline. Diakses pada 3 November 2020 dari https://www.healthline.com/health/best-diet-plan-for-anemia#takeaway

  2. Dan Brennan. What Foods Are Good and Bad for Your Diet if You Have Anemia?. Diakses pada 3 November 2020 dari https://www.medicinenet.com/

  3. Leisa Bailey. Anemia. Family Doctor. Diakses pada 3 November 2021 dari https://familydoctor.org/condition/anemia/

 
Dapatkan

Tonikum Bayer

Untuk penuhi kebutuhan multivitamin, mineral, dan zat besi.

Produk Tonikum Bayer
Tonikum Bayer

Multivitamin dengan kandungan zat besi, kalsium, mangan, zinc, vitamin B1, B2, B3, B6, dan B12.

 

Beli Tonikum Bayer Online

Untuk menghemat waktumu, penuhi kebutuhan multivitamin, mineral,
dan zat besi dari Tonikum Bayer secara online.

Beli Sekarang